Kisah Evelyn Foulkner di Usia 72 Tahun
GEORGIA — Menjaga tubuh tetap aktif seiring bertambahnya usia menjadi perhatian setelah kisah Evelyn Foulkner, perempuan berusia 72 tahun asal Lithonia, Georgia, Amerika Serikat, viral di media sosial.
Foulkner dikenal menjalani gaya hidup aktif selama puluhan tahun. Ia rutin melakukan berbagai aktivitas fisik dan bahkan mengikuti kompetisi bodybuilding di Atlanta, tempat dirinya berhasil membawa pulang dua medali perunggu.
Kisah tersebut kemudian membuat banyak orang penasaran mengenai kebiasaan yang membuatnya tetap aktif di usia lanjut.
Sudah Aktif Sejak Usia 20 Tahun
Foulkner mengatakan dirinya telah menjalani gaya hidup aktif sejak berusia sekitar 20 tahun.
Aktivitas yang dilakukannya cukup beragam, mulai dari berolahraga di pusat kebugaran, berjalan kaki hingga mendaki. Di antara berbagai kegiatan tersebut, latihan beban menjadi salah satu aktivitas yang paling disukainya.
Menurut Foulkner, latihan beban membantunya mempertahankan kekuatan tubuh dan kemampuan bergerak.
Konsistensi menjadi bagian penting dari rutinitas yang telah dijalaninya selama bertahun-tahun.
Pola Makan Juga Mendapat Perhatian
Selain olahraga, Foulkner juga memperhatikan makanan yang dikonsumsinya.
Ia memilih mengurangi makanan dan minuman tertentu, termasuk makanan manis, keripik, serta alkohol. Pola makannya banyak memasukkan sumber protein dan berbagai makanan seperti ayam, salmon, ubi, salad, serta buah-buahan.
Ia juga mengonsumsi smoothie berbahan buah sebagai bagian dari pola makannya.
Namun, pola makan seseorang tidak selalu bisa diterapkan begitu saja kepada orang lain. Kebutuhan nutrisi dapat berbeda berdasarkan usia, kondisi kesehatan, aktivitas, dan faktor lainnya.
Aktivitas Fisik Penting untuk Lansia
Kisah Foulkner juga menyoroti pentingnya aktivitas fisik bagi orang yang memasuki usia lanjut.
Pakar geriatri Thomas Perls menjelaskan bahwa latihan kekuatan dapat memberikan manfaat bagi kemampuan fisik, termasuk membantu mempertahankan kekuatan otot, keseimbangan, dan fungsi gerak.
Meski demikian, aktivitas olahraga untuk lansia sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Orang yang baru mulai berolahraga atau memiliki kondisi kesehatan tertentu dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu untuk menentukan aktivitas yang sesuai.
Bukan Soal Terlihat Lebih Muda
Hal menarik dari kisah Foulkner bukan semata-mata perubahan penampilan, melainkan kemampuannya mempertahankan gaya hidup aktif hingga usia lanjut.
Menjaga kebugaran seharusnya tidak diukur dari apakah seseorang terlihat seperti orang yang lebih muda. Setiap tubuh mengalami proses penuaan yang berbeda.
Yang lebih penting adalah kemampuan seseorang menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan mempertahankan kesehatan sesuai kondisinya.
Konsistensi Jadi Bagian Penting
Perjalanan Foulkner menunjukkan bahwa kebiasaan aktif dapat dibangun dalam jangka panjang.
Olahraga, aktivitas sehari-hari, pola makan seimbang, dan istirahat yang cukup dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung kesehatan.
Namun, tidak ada satu pola yang berlaku untuk semua orang. Aktivitas fisik perlu dilakukan secara aman dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Kisah perempuan berusia 72 tahun tersebut pun menjadi pengingat bahwa usia bukan alasan untuk berhenti bergerak. Yang terpenting adalah tetap aktif dengan cara yang aman, realistis, dan sesuai kebutuhan tubuh.


