HomeMoto GPDavid Alonso Jadi Proyek Besar Honda, Sang “Baby Goat” Siap Naik ke...

David Alonso Jadi Proyek Besar Honda, Sang “Baby Goat” Siap Naik ke MotoGP 2027

MPOTWIN SPORTS NEWS — Nama David Alonso semakin menjadi perhatian menjelang perubahan besar di MotoGP. Pembalap muda asal Kolombia itu telah dipastikan naik ke kelas premier pada musim 2027 setelah menandatangani kontrak multi-tahun bersama Honda Racing Corporation (HRC).

Langkah tersebut menjadi pencapaian besar dalam perjalanan Alonso. Pada usia 20 tahun, ia telah melewati berbagai jenjang balap dengan sederet prestasi yang membuatnya dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di paddock Grand Prix.

Alonso nantinya akan menjadi pembalap Kolombia pertama yang tampil di grid MotoGP sejak Yonny Hernandez pada 2016. Debutnya juga akan terjadi pada periode penting karena MotoGP mulai menggunakan regulasi mesin 850cc pada musim 2027.

Meski kontraknya bersama HRC sudah resmi, Honda belum menentukan tim yang akan diperkuat Alonso. Dua kemungkinan yang tersedia adalah tim pabrikan Honda HRC atau LCR Honda. Keputusan mengenai penempatan pembalap muda tersebut akan diumumkan kemudian.

Perjalanan Panjang Menuju MotoGP

Karier Alonso menuju kelas tertinggi tidak datang secara tiba-tiba. Namanya mulai menarik perhatian sejak tampil di European Talent Cup pada 2019.

Pada musim debutnya, Alonso langsung mengoleksi empat podium. Satu tahun kemudian, performanya meningkat drastis dengan meraih gelar European Talent Cup 2020 setelah tampil dominan sepanjang musim.

Pada periode yang sama, Alonso juga mulai mengikuti Red Bull MotoGP Rookies Cup. Ia bahkan langsung memenangi balapan pertamanya dan menutup musim 2020 di posisi keempat klasemen.

Perkembangannya berlanjut pada 2021. Alonso menjalani Moto3 Junior World Championship sekaligus kembali bertarung di Red Bull Rookies Cup. Pada tahun tersebut, ia berhasil menjadi juara Rookies Cup setelah mengumpulkan enam kemenangan.

Setelah mencetak kemenangan pertamanya di Moto3 Junior World Championship pada 2022, pintu menuju kejuaraan dunia akhirnya terbuka. Alonso mendapatkan kesempatan menjalani musim penuh Moto3 bersama Aspar Team mulai 2023.

Langsung Bersinar di Moto3

Musim pertama Alonso di Moto3 langsung menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pembalap pendatang baru biasa.

Ia mendapatkan podium pertamanya di Jerez sebelum kemudian mencetak kemenangan pertama di Silverstone. Dalam 10 Grand Prix terakhir musim tersebut, Alonso enam kali naik podium dan empat di antaranya berakhir dengan kemenangan.

Performa tersebut membuat Alonso memasuki Moto3 2024 sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia. Namun, hasil yang ia dapatkan bahkan jauh melebihi perkiraan.

Alonso mendominasi musim 2024 dengan 14 kemenangan dan 421 poin. Ia juga mencatatkan persentase podium 75 persen sepanjang musim.

Jumlah kemenangan tersebut membuat Alonso memecahkan rekor Valentino Rossi yang sebelumnya mencatatkan 11 kemenangan dalam satu musim di kelas ringan.

Prestasinya sekaligus mengantarkan Alonso menjadi pembalap Kolombia pertama yang berhasil meraih gelar juara dunia Grand Prix. Performa luar biasa tersebut kemudian membuatnya mendapatkan julukan “Baby Goat” di lingkungan MotoGP.

Adaptasi di Moto2 Tak Selalu Mudah

Setelah mendominasi Moto3, Alonso naik ke Moto2 pada 2025. Tantangannya kali ini jauh lebih besar karena karakter motor Moto2 berbeda dan menuntut proses adaptasi.

Awal musimnya tidak langsung berjalan mulus. Alonso hanya mampu mencetak poin dalam tiga dari enam balapan pertama.

Namun, perlahan ia mulai menemukan ritme. Podium pertamanya di Moto2 didapatkan di Silverstone sebelum akhirnya meraih kemenangan pertama di kelas menengah pada Grand Prix Hungaria 2025.

Alonso kemudian menambah beberapa podium di Australia, Malaysia, dan Portugal. Hasil tersebut menjadi modal penting sebelum memasuki musim keduanya pada 2026.

Pada musim 2026, konsistensinya meningkat. Alonso mampu finis di lima besar dalam empat dari lima seri pembuka. Ia kemudian meraih podium di Brno dan mencetak kemenangan di Assen. Hasil itu membawanya ke posisi keempat dalam persaingan klasemen Moto2.

Dengan musim yang masih berjalan, Alonso masih memiliki kesempatan mengejar gelar Moto2 sebelum meninggalkan kelas menengah menuju MotoGP.

Honda Bergerak Cepat Amankan Alonso

Perkembangan cepat Alonso membuat Honda mengambil langkah untuk mengamankan masa depannya. HRC resmi mengikat pembalap Kolombia tersebut dengan kontrak multi-tahun mulai musim 2027.

Secara keseluruhan, Alonso telah mengumpulkan 20 kemenangan, 30 podium, dan sembilan pole position dari perjalanan balapnya di Moto3 dan Moto2 hingga pengumuman kontrak tersebut.

Sebelum menjalani debut balapan di MotoGP, Alonso dijadwalkan mendapatkan kesempatan pertamanya mencoba motor Honda MotoGP 2027 dalam tes pascamusim di Valencia.

Tes tersebut akan menjadi langkah awal dalam proses adaptasi menuju kelas premier sekaligus era baru MotoGP dengan motor 850cc.

Honda Siapkan Generasi Baru

Kedatangan Alonso merupakan bagian dari perubahan besar yang tengah dipersiapkan Honda untuk 2027.

Selain Alonso, HRC masih memiliki Diogo Moreira dalam proyek jangka panjang. Honda juga telah mendapatkan Fabio Quartararo untuk memperkuat proyek mereka mulai 2027, sementara Johann Zarco tetap menjadi salah satu pembalap berpengalaman dalam susunan Honda.

Kombinasi tersebut membuat Honda memiliki perpaduan pembalap berpengalaman dan talenta muda. Alonso menjadi salah satu nama yang diharapkan berkembang menjadi kekuatan baru pabrikan Jepang tersebut.

Namun, naik ke MotoGP tentu akan menghadirkan tantangan yang jauh berbeda. Alonso harus beradaptasi dengan motor yang lebih bertenaga, persaingan yang lebih ketat, serta menghadapi para pembalap terbaik dunia setiap akhir pekan.

Prestasinya di Moto3 dan perkembangannya di Moto2 menunjukkan bahwa Alonso memiliki dasar yang kuat untuk menghadapi tantangan tersebut.

Musim 2026 kini menjadi kesempatan terakhirnya untuk menyelesaikan perjalanan di kelas menengah dengan hasil terbaik. Setelah itu, perhatian akan beralih menuju babak terbesar dalam kariernya.

Dari juara European Talent Cup, juara Red Bull Rookies Cup, penguasa Moto3 hingga penantang gelar Moto2, perjalanan David Alonso berlangsung cepat. Mulai 2027, ia akan mencoba membuktikan apakah rangkaian prestasi tersebut dapat diteruskan ketika menghadapi level tertinggi balap motor dunia bersama Honda.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments