MPOTWIN SPORTS NEWS — Real Madrid bersiap membuka musim 2026/2027 dengan wajah baru di sektor pertahanan. Jose Mourinho memiliki banyak pilihan berkualitas, tetapi masalah cedera membuat sang pelatih harus berhati-hati menentukan empat pemain yang akan menjadi fondasi lini belakang Los Blancos pada pekan-pekan awal La Liga.
Dalam dua musim terakhir, Real Madrid melakukan perubahan cukup besar di barisan belakang. Sejumlah pemain baru hadir untuk meningkatkan kualitas dan kedalaman skuad, mulai dari Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, Alvaro Carreras, Marc Cucurella, Ibrahima Konate, hingga Denzel Dumfries.
Daftar resmi pemain Madrid untuk musim 2026/2027 juga menunjukkan betapa banyaknya opsi yang tersedia. Selain para pemain baru, Los Blancos masih mempunyai Antonio Rudiger, Eder Militao, Raul Asencio, Ferland Mendy, serta sejumlah pemain muda yang dapat digunakan ketika dibutuhkan.
Namun, memiliki banyak bek tidak otomatis membuat Mourinho bisa menurunkan komposisi terbaiknya sejak pertandingan pertama.
Cedera masih menjadi persoalan utama. Eder Militao dan Raul Asencio masih menjalani proses pemulihan, sedangkan Ferland Mendy juga belum dapat menjadi pilihan di sisi kiri. Kondisi tersebut membuat Mourinho harus membentuk kombinasi pertahanan berdasarkan pemain yang benar-benar siap.
Trent Alexander-Arnold Jadi Pilihan Utama di Kanan
Untuk posisi bek kanan, Trent Alexander-Arnold memiliki peluang besar menjadi pilihan utama.
Pemain asal Inggris tersebut memiliki kemampuan distribusi bola dan kreativitas yang dapat membantu Madrid membangun serangan dari area pertahanan. Ia juga bisa memberikan ancaman melalui umpan panjang maupun pergerakan maju dari sisi kanan.
Pada musim sebelumnya, Trent mulai memperlihatkan perkembangan positif dan mengakhiri musim debutnya bersama Madrid dengan lima assist. Kontribusinya ketika menyerang menjadi salah satu alasan Mourinho bisa memilihnya sejak awal musim.
Meski begitu, Madrid juga memiliki Denzel Dumfries.
Karakter Dumfries sedikit berbeda. Ia bisa menawarkan kekuatan fisik dan keseimbangan yang lebih besar ketika Madrid membutuhkan pendekatan lebih hati-hati.
Artinya, Mourinho memiliki dua pilihan dengan karakter berbeda di sisi kanan.
Trent dapat digunakan ketika Madrid ingin mengontrol permainan dan menciptakan peluang dari belakang, sedangkan Dumfries bisa menjadi alternatif ketika tim membutuhkan intensitas serta kekuatan dalam duel.
Namun untuk laga pembuka, kemampuan Trent membantu proses serangan membuatnya berada dalam posisi yang sangat kuat untuk menjadi starter.
Huijsen dan Konate Jadi Duet Bek Tengah
Di jantung pertahanan, kombinasi Dean Huijsen dan Ibrahima Konate menjadi pilihan paling memungkinkan untuk memulai musim.
Huijsen berhasil menunjukkan perkembangan positif selama periode persiapan. Ia tampil sebagai starter dalam dua pertandingan pramusim dan Madrid mencatatkan clean sheet dalam kedua laga tersebut. Huijsen bahkan ikut mencetak gol ketika menghadapi Schalke.
Kemampuannya memainkan bola dari belakang juga memberi keuntungan kepada Mourinho.
Sebagai bek tengah, Huijsen tidak hanya dibutuhkan untuk menghentikan serangan lawan. Ia juga bisa menjadi pemain pertama yang membantu Madrid memulai serangan melalui distribusi bola yang tenang.
Di sampingnya, Konate dapat menghadirkan karakter berbeda.
Bek asal Prancis tersebut memiliki kekuatan fisik dan pengalaman menghadapi penyerang dengan intensitas tinggi. Kehadirannya dapat memberikan keseimbangan ketika Huijsen lebih aktif dalam membantu pembangunan permainan.
Duet tersebut semakin penting karena Madrid belum dapat sepenuhnya mengandalkan Militao dan Asencio.
Militao masih menjalani pemulihan dari cedera, sementara Asencio juga diperkirakan belum siap untuk awal kompetisi. Laporan terbaru menyebut Madrid hanya memiliki Huijsen, Rudiger, dan Konate sebagai bek tengah senior yang berada dalam kondisi lebih siap pada periode awal musim.
Mourinho tetap mempunyai Antonio Rudiger sebagai pilihan berpengalaman.
Namun, dengan kebutuhan membangun kombinasi untuk jangka panjang, duet Huijsen dan Konate memiliki peluang besar mendapatkan kepercayaan terlebih dahulu.
Cucurella Pegang Sisi Kiri
Posisi bek kiri kemungkinan besar menjadi milik Marc Cucurella.
Cucurella menawarkan energi, agresivitas, serta kemampuan membantu serangan. Karakternya dapat memberikan keseimbangan apabila Trent mendapat kebebasan lebih besar untuk maju dari sisi kanan.
Kehadiran Cucurella juga menjadi semakin penting karena Ferland Mendy sedang tidak tersedia.
Mendy mengalami masalah hamstring yang membutuhkan penanganan serius sehingga Madrid harus mencari solusi lain untuk mengisi sisi kiri pada fase awal musim.
Real Madrid sebenarnya masih mempunyai Alvaro Carreras.
Pemain tersebut tetap menjadi bagian dari rencana tim dan berpeluang mendapatkan kesempatan melalui rotasi. Namun, untuk saat ini Cucurella dinilai menawarkan paket permainan yang lebih lengkap untuk langsung menjadi starter.
Persaingan keduanya tetap akan menjadi sesuatu yang menarik sepanjang musim.
Jika Carreras mampu meningkatkan konsistensi, Mourinho akan memiliki dua pilihan kuat di sisi kiri. Kondisi tersebut sangat dibutuhkan mengingat Madrid akan menghadapi jadwal panjang di kompetisi domestik maupun Eropa.
Formasi Ideal: Trent-Konate-Huijsen-Cucurella
Dengan mempertimbangkan kondisi pemain saat ini, komposisi pertahanan yang paling memungkinkan untuk mengawali musim adalah Trent Alexander-Arnold di kanan, Ibrahima Konate dan Dean Huijsen sebagai bek tengah, serta Marc Cucurella di kiri.
Empat pemain tersebut menawarkan karakter yang berbeda.
Trent memberikan kreativitas dan distribusi bola. Konate menawarkan kekuatan serta pengalaman. Huijsen memiliki ketenangan dalam menguasai bola, sedangkan Cucurella memberikan energi dan agresivitas dari sisi kiri.
Jika mampu bekerja sebagai satu unit, kombinasi tersebut dapat memberikan fondasi yang menarik bagi Madrid.
Namun, kualitas individu saja tidak cukup.
Lini pertahanan membutuhkan komunikasi dan pemahaman yang kuat karena satu kesalahan posisi dapat membuka ruang bagi lawan. Mourinho perlu memastikan para pemain baru memahami bagaimana tim ingin bertahan, kapan harus melakukan tekanan, dan kapan harus menjaga kedalaman.
Cedera Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Persoalan terbesar Madrid saat ini bukan kekurangan nama besar, tetapi ketersediaan pemain.
Pada awal Agustus, Militao, Mendy, dan Asencio masih tercatat menjalani proses pemulihan. Kondisi tersebut membuat ruang Mourinho untuk melakukan rotasi menjadi lebih terbatas daripada yang terlihat dari daftar skuad secara keseluruhan.
Hal itu terlihat ketika Madrid menyiapkan pertandingan pramusim melawan Deportivo. Daftar pemain bertahan yang dibawa berisi Huijsen, Trent, Carreras, Rudiger, Dumfries, serta beberapa pemain muda seperti Joan Martinez dan Mario Rivas.
Situasi tersebut menunjukkan pemain akademi bisa ikut mendapatkan peluang apabila masalah cedera berlanjut.
Mourinho dikenal tidak takut memberikan kesempatan kepada pemain muda selama mereka mampu memenuhi tuntutan tim.
Namun dalam jangka panjang, Madrid tentu berharap pemain-pemain senior yang cedera bisa segera kembali sehingga persaingan di sektor pertahanan semakin sehat.
Pertahanan Jadi Kunci Musim Baru Madrid
Real Madrid telah menginvestasikan banyak tenaga untuk memperbarui lini belakang.
Enam bek baru datang dalam dua musim terakhir dan komposisi skuad 2026/2027 memperlihatkan bahwa klub ingin memiliki pilihan dengan karakter berbeda untuk setiap posisi.
Tugas Mourinho sekarang adalah mengubah banyaknya pilihan tersebut menjadi pertahanan yang benar-benar solid.
Pada fase awal musim, duet Konate dan Huijsen kemungkinan akan menjadi pusat perhatian. Keduanya harus cepat membangun komunikasi sekaligus menyesuaikan diri dengan Trent dan Cucurella di kedua sisi.
Jika kombinasi tersebut bekerja dengan baik, Madrid bisa mendapatkan pertahanan yang tidak hanya kuat ketika menghadapi serangan lawan, tetapi juga mampu membantu proses membangun permainan.
Persaingan tetap terbuka ketika Militao, Asencio, dan Mendy kembali pulih. Rudiger, Dumfries, serta Carreras juga akan memberikan tekanan kepada para pemain yang mendapatkan posisi starter.
Karena itu, susunan Trent, Konate, Huijsen, dan Cucurella belum tentu menjadi formasi permanen sepanjang musim.
Namun dengan mempertimbangkan kondisi skuad saat ini, empat pemain tersebut menjadi salah satu pilihan paling masuk akal bagi Mourinho untuk membangun fondasi pertahanan Real Madrid pada awal musim 2026/2027.


