HomeMoto GPDucati Masih Hadapi Masalah, Marc Marquez Dinilai Bisa Jadi Andalan Utama

Ducati Masih Hadapi Masalah, Marc Marquez Dinilai Bisa Jadi Andalan Utama

MPOTWIN SPORTS NEWS Ducati masih menghadapi tantangan besar dalam persaingan MotoGP 2026. Setelah mengalami akhir pekan yang sulit di Silverstone, pabrikan asal Italia tersebut belum menemukan solusi cepat untuk membuat Desmosedici kembali tampil dominan di setiap sirkuit. Di tengah situasi itu, Marc Marquez dinilai menjadi salah satu harapan terbesar Ducati untuk tetap bersaing di papan atas.

Penilaian tersebut disampaikan oleh pembalap penguji Ducati, Michele Pirro. Menurutnya, kondisi MotoGP musim ini sangat bergantung pada karakter setiap lintasan. Ada sirkuit yang bisa memberikan keuntungan kepada Ducati, tetapi ada pula trek yang membuat motor mereka kesulitan menunjukkan performa terbaik.

Silverstone menjadi salah satu contoh. Ducati mengalami akhir pekan yang tidak mudah, sementara Aprilia mampu menunjukkan performa lebih kuat. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa persaingan musim 2026 jauh lebih terbuka dan Ducati tidak lagi bisa mengandalkan keunggulan yang sama di setiap seri.

Pirro mengakui bahwa tidak ada jalan pintas untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi Ducati. Tim tetap melakukan pekerjaan pengembangan, tetapi ruang untuk melakukan perubahan besar juga semakin terbatas karena MotoGP tengah mendekati berakhirnya era mesin 1000cc sebelum regulasi baru 850cc diterapkan.

Situasi tersebut membuat faktor pembalap semakin penting. Kemampuan untuk beradaptasi dengan kondisi lintasan, memahami batas motor, serta memaksimalkan paket yang tersedia bisa menentukan hasil akhir sebuah balapan.

Dalam hal ini, Pirro melihat Marc Marquez sebagai sosok yang bisa menjadi referensi Ducati. Ia menilai Marquez berpeluang kembali menjadi pembalap yang harus diperhatikan ketika MotoGP menuju seri berikutnya di Aragon.

Aragon memang dapat menjadi kesempatan bagi Ducati untuk bangkit setelah kesulitan di Silverstone. Namun, Pirro mengingatkan bahwa performa setiap motor musim ini sulit diprediksi hanya berdasarkan hasil pada satu lintasan.

Setelah Aragon, persaingan juga akan berlanjut ke Misano. Pirro memperkirakan seri tersebut tidak akan mudah karena Marco Bezzecchi memiliki kecepatan yang kuat. Meski demikian, ia tetap menilai Marquez mempunyai peluang untuk berada dekat dengan barisan terdepan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Ducati kini membutuhkan konsistensi. Tidak cukup hanya memiliki motor cepat pada beberapa trek. Tim harus mampu memaksimalkan setiap kesempatan dan menghindari kehilangan terlalu banyak poin ketika kondisi lintasan tidak cocok dengan karakter Desmosedici.

Persaingan gelar MotoGP 2026 juga dinilai dapat ditentukan oleh detail kecil. Kesalahan pembalap, pemilihan strategi, kondisi lintasan hingga performa motor pada akhir pekan tertentu dapat mengubah peta persaingan dengan cepat. Pirro menilai margin antara para pesaing musim ini sangat tipis.

Karena itu, pengalaman Marc Marquez menjadi aset penting bagi Ducati. Pembalap asal Spanyol tersebut sudah memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi tekanan perebutan gelar dan dikenal mampu beradaptasi dengan berbagai situasi ketika berada di lintasan.

Pirro bahkan memilih Marquez apabila harus menentukan pembalap Ducati yang paling ia percaya dalam persaingan tersebut. Salah satu alasannya adalah Marquez akan tetap menjadi bagian proyek Ducati pada musim berikutnya. Ducati sendiri telah memperpanjang kerja sama dengan Marquez hingga 2028.

Meski demikian, Pirro tidak menganggap pembalap Ducati lainnya tidak memiliki kemampuan untuk bersaing. Ia juga memberikan apresiasi terhadap performa Fabio Di Giannantonio yang dinilai menjalani musim dengan sangat baik.

Fokus Ducati sekarang adalah menghadapi setiap seri satu per satu. Alih-alih mencari solusi instan, tim perlu memahami karakter masing-masing trek dan memaksimalkan kekuatan motor yang mereka miliki.

Bagi Marc Marquez, kondisi tersebut menghadirkan tantangan sekaligus kesempatan. Ducati mungkin belum mempunyai paket yang selalu menjadi yang terbaik di setiap lintasan, tetapi kemampuan Marquez dalam membaca situasi bisa menjadi faktor penting untuk menjaga pabrikan Borgo Panigale dalam persaingan.

Dengan musim yang masih menyisakan sejumlah balapan penting, Ducati belum bisa memastikan bagaimana persaingan akan berakhir. Namun satu hal terlihat jelas: ketika motor tidak selalu memberikan keuntungan, pengalaman dan kemampuan pembalap seperti Marc Marquez dapat menjadi salah satu senjata utama mereka.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments