HomeSepak BolaPiala Presiden 2026 Pecah Rekor Penonton, Harsiwi Achmad Ungkap 4 Kunci Kesuksesannya

Piala Presiden 2026 Pecah Rekor Penonton, Harsiwi Achmad Ungkap 4 Kunci Kesuksesannya

Jakarta, 7 Agustus 2026 – Piala Presiden 2026 mencatat pencapaian besar dari sisi kepemirsaan televisi. Turnamen pramusim tersebut berhasil membukukan angka penonton tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Presiden, dengan pertumbuhan mencapai 16 persen dibandingkan edisi tahun sebelumnya.

Direktur Emtek Media, Harsiwi Achmad, mengungkapkan capaian tersebut setelah rangkaian pertandingan Piala Presiden 2026 berakhir. Menurutnya, kesuksesan turnamen tidak terlepas dari sejumlah faktor, mulai dari pemilihan klub peserta, hadiah yang besar, persaingan di lapangan, hingga penyelenggaraan dan jangkauan siaran.

Rating Piala Presiden 2026 Tembus Angka Tinggi

Berdasarkan data Emtek, rata-rata audience rating Piala Presiden 2026 sejak fase grup hingga semifinal mencapai 4,3 persen. Sementara itu, angka audience share berada di level 24,5 persen.

Harsiwi menilai angka tersebut menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap Piala Presiden. Bahkan, peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya membuat edisi 2026 menjadi salah satu penyelenggaraan paling sukses sepanjang sejarah turnamen.

“Piala Presiden tahun ini jauh lebih sukses,” ujar Harsiwi Achmad, sebagaimana dikutip dari Bola.com.

Peningkatan jumlah penonton tersebut juga terjadi secara konsisten sejak fase penyisihan grup hingga semifinal.


Klub dengan Basis Suporter Besar Jadi Faktor Utama

Salah satu faktor yang dinilai sangat berpengaruh adalah komposisi peserta.

Piala Presiden 2026 menghadirkan klub-klub Indonesia yang memiliki basis pendukung besar. Kehadiran tim seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan klub besar lainnya membuat pertandingan mendapatkan perhatian luas dari suporter masing-masing.

Harsiwi menyebut basis penggemar menjadi salah satu alasan utama mengapa pertandingan Piala Presiden mampu menarik perhatian penonton dalam jumlah besar.

Besarnya jumlah suporter juga membuat atmosfer pertandingan semakin hidup. Antusiasme tersebut kemudian ikut terbawa ke layar televisi sehingga menciptakan efek positif terhadap angka kepemirsaan.

Persaingan di Lapangan Semakin Menarik

Selain popularitas klub, kualitas persaingan juga menjadi faktor penting.

Piala Presiden merupakan turnamen pramusim, tetapi para peserta tetap memiliki motivasi tinggi untuk tampil maksimal. Persaingan yang kompetitif membuat pertandingan tidak sekadar menjadi ajang pemanasan sebelum kompetisi resmi.

Menurut Harsiwi, hadiah yang besar turut mendorong klub untuk tampil lebih serius.


Hadiah Besar Dorong Persaingan

Faktor kedua yang menjadi perhatian adalah nilai hadiah.

Piala Presiden 2026 menawarkan hadiah yang besar sehingga memberikan motivasi tambahan kepada klub peserta. Situasi tersebut membuat persaingan di lapangan berlangsung lebih kompetitif sejak fase awal turnamen.

Dengan adanya target trofi sekaligus hadiah, setiap pertandingan menjadi lebih berarti bagi klub. Hal itu pada akhirnya juga memberikan tontonan yang menarik bagi masyarakat.

Harsiwi menilai pertandingan yang kompetitif merupakan salah satu elemen penting yang membuat Piala Presiden 2026 mampu mendapatkan respons positif dari penonton.


Jadwal yang Tidak Berbenturan dengan Pertandingan Lain

Faktor berikutnya adalah penempatan jadwal pertandingan.

Menurut Harsiwi, salah satu keuntungan Piala Presiden 2026 adalah tidak adanya pertandingan lain di tengah penyelenggaraan yang dapat membagi perhatian penonton.

Kondisi tersebut membuat Piala Presiden memiliki ruang yang lebih besar untuk menjadi tontonan utama bagi pecinta sepak bola Indonesia.

Dengan jadwal yang lebih fokus, pertandingan dari fase grup hingga semifinal dapat mendapatkan perhatian maksimal dari publik.


Penyelenggaraan Rapi dan Hype Tinggi

Tidak hanya faktor klub dan kompetisi, kualitas penyelenggaraan juga menjadi bagian penting dari keberhasilan Piala Presiden 2026.

Harsiwi menilai penyelenggaraan turnamen berlangsung dengan baik. Atmosfer atau hype yang tercipta juga dinilai sangat kuat sepanjang kompetisi.

Hal tersebut kemudian diperkuat dengan dukungan jaringan penyiaran Emtek. Pertandingan Piala Presiden 2026 disiarkan melalui Indosiar, yang disebut Harsiwi sebagai salah satu faktor penting dalam menjangkau penonton sepak bola di Indonesia.


Piala Presiden Berpotensi Terus Berkembang

Keberhasilan Piala Presiden 2026 memberikan gambaran bahwa turnamen pramusim masih memiliki daya tarik besar bagi masyarakat Indonesia.

Dengan peningkatan kepemirsaan hingga 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya, Piala Presiden memiliki modal kuat untuk terus dikembangkan pada edisi berikutnya.

Harsiwi berharap turnamen ini dapat melibatkan lebih banyak klub besar pada masa mendatang sehingga persaingan semakin menarik.

Menurutnya, Piala Presiden diharapkan tetap menjadi turnamen pramusim terbesar di Indonesia sekaligus menjadi ajang yang mengisi masa sebelum kompetisi resmi dimulai.

Kesuksesan yang Bisa Menjadi Modal untuk Edisi Berikutnya

Piala Presiden 2026 tidak hanya sukses menghadirkan persaingan antarklub, tetapi juga berhasil menciptakan antusiasme besar dari sisi penonton.

Kombinasi klub dengan basis suporter kuat, hadiah besar, pertandingan kompetitif, jadwal yang mendukung, serta penyelenggaraan dan distribusi siaran yang luas menjadi faktor utama di balik pencapaian tersebut.

Dengan capaian rating rata-rata 4,3 persen dan share 24,5 persen sejak fase grup hingga semifinal, Piala Presiden 2026 menunjukkan bahwa turnamen pramusim masih memiliki tempat yang kuat di hati pecinta sepak bola Indonesia.

Jika tren tersebut dapat dipertahankan, edisi Piala Presiden berikutnya berpeluang kembali mencatat pencapaian baru.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments