Ben Simmons Kembali Berlatih Bersama Timnas Australia, Tawaran Kamp NBA Menanti
MELBOURNE – Ben Simmons mulai membuka jalan untuk kembali ke NBA setelah menjalani periode panjang tanpa bermain. Mantan pemain nomor satu NBA Draft 2016 itu kini mengikuti mini-camp privat bersama sejumlah pemain Timnas Australia di Melbourne.
Keikutsertaan Simmons menjadi perhatian karena kondisi fisiknya dikabarkan sudah jauh lebih baik. Ia bahkan disebut dapat mengikuti seluruh program latihan tanpa pembatasan.
Bagi Simmons, mini-camp tersebut bukan sekadar kesempatan untuk kembali berlatih bersama pemain-pemain Australia. Aktivitas ini juga menjadi bagian dari upayanya membuktikan bahwa dirinya masih mampu tampil di level kompetitif.
Simmons Ikuti Latihan Tanpa Batasan
Simmons mengikuti mini-camp yang digelar para pemain Timnas Australia dengan status peserta penuh.
Pemain berusia 30 tahun tersebut disebut berlatih tanpa batasan atau zero restrictions. Kondisi itu menjadi perkembangan positif setelah beberapa musim terakhir kariernya terganggu berbagai masalah kebugaran.
Ia bahkan membiayai sendiri keikutsertaannya dalam pemusatan latihan tersebut.
Dalam sesi latihan itu, Simmons berkesempatan berlatih bersama sejumlah pemain Australia, termasuk Josh Giddey dan Dyson Daniels.
Kembalinya Simmons ke lingkungan basket kompetitif menjadi sinyal bahwa sang pemain serius ingin kembali ke lapangan.
Ada Tawaran dari Tim NBA
Peluang Simmons kembali ke NBA semakin terbuka setelah muncul kabar mengenai ketertarikan sejumlah tim.
Menurut laporan insider NBA Marc J. Spears, beberapa klub telah menghubungi pihak Simmons. Bahkan, salah satu tim dari Wilayah Barat disebut sudah menawarkan tempat untuk mengikuti kamp pelatihan.
Tawaran tersebut menjadi langkah awal yang penting bagi Simmons. Ia tidak harus langsung mendapatkan kontrak permanen untuk kembali ke NBA, tetapi kesempatan mengikuti kamp bisa menjadi panggung untuk menunjukkan kondisi dan kemampuannya.
Simmons juga dikabarkan terbuka menerima kontrak veteran minimum.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa prioritas sang pemain saat ini bukan mengejar nilai kontrak besar. Ia lebih ingin mendapatkan kesempatan kembali bermain dan membuktikan dirinya masih bisa memberikan kontribusi.
Sempat Absen Sepanjang Musim 2025/2026
Perjalanan Simmons menuju comeback tidak mudah.
Ia melewatkan seluruh musim NBA 2025/2026 setelah sebelumnya mengalami berbagai masalah cedera. Sebelum periode tersebut, Simmons terakhir tampil di NBA pada musim 2024/2025 bersama Brooklyn Nets dan Los Angeles Clippers.
Dalam musim tersebut, ia bermain sebanyak 51 pertandingan dengan rata-rata 5,1 poin, 4,7 rebound, 5,6 assist, dan 0,7 steal per pertandingan.
Catatan tersebut memang tidak mencerminkan performa Simmons ketika berada dalam kondisi terbaik.
Namun, pengalaman dan kemampuan serbagunanya masih menjadi modal yang membuat sejumlah tim NBA tertarik memberikan kesempatan.
Pernah Jadi Salah Satu Pemain Terbaik NBA
Simmons bukan pemain dengan rekam jejak biasa.
Ia terpilih sebagai pemain nomor satu pada NBA Draft 2016 dan kemudian meraih penghargaan Rookie of the Year pada 2018.
Simmons juga tiga kali masuk NBA All-Star. Selain itu, ia pernah terpilih ke All-NBA Third Team serta dua kali masuk NBA All-Defensive Team.
Kemampuan bertahan, visi permainan, dan keahliannya sebagai playmaker membuat Simmons pernah dianggap sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di liga.
Kini, tantangan terbesar bukan lagi membuktikan bahwa ia memiliki talenta, melainkan menunjukkan bahwa tubuhnya mampu kembali menghadapi tuntutan kompetisi NBA.
Bidik Olimpiade Los Angeles 2028
Selain comeback di NBA, Simmons juga memiliki target lain.
Ia ingin mendapatkan kesempatan memperkuat Timnas Australia pada Olimpiade Los Angeles 2028.
Simmons memang pernah membela Australia pada level junior, tetapi belum tampil untuk Boomers di Olimpiade atau Piala Dunia FIBA senior. Keinginannya untuk masuk skuad Australia membuat mini-camp kali ini memiliki arti penting.
Dengan masih tersedianya waktu menuju Olimpiade 2028, Simmons mempunyai kesempatan untuk membangun kembali kariernya.
Langkah pertama adalah mengembalikan kebugaran dan mendapatkan klub NBA.
Kesempatan Kedua untuk Simmons
Perjalanan Ben Simmons menuju NBA belum selesai.
Setelah melewatkan satu musim penuh, kini ia kembali menjalani latihan dengan intensitas penuh dan mulai mendapatkan perhatian dari beberapa tim.
Tawaran mengikuti kamp NBA menjadi peluang untuk membuktikan kondisinya secara langsung. Jika mampu tampil meyakinkan, kesempatan tersebut bisa berkembang menjadi kontrak untuk musim berikutnya.
Simmons kini tidak lagi sekadar berbicara mengenai comeback. Ia mulai mengambil langkah nyata untuk mewujudkannya.
Mini-camp bersama pemain Australia menjadi salah satu titik awal. Berikutnya, tantangan lebih besar menunggu: meyakinkan tim NBA bahwa Ben Simmons masih layak mendapatkan tempat di liga basket terbaik dunia.


