Ferrari Akui Ada Kesalahan di Balik Penalti Hamilton
BUDAPEST — Ferrari mengakui bahwa kesalahan dari pihak tim ikut berkontribusi terhadap penalti yang diterima Lewis Hamilton pada Formula 1 GP Hungaria 2026.
Hamilton menjalani akhir pekan yang mengecewakan di Hungaroring. Ferrari datang dengan ekspektasi tinggi, tetapi justru mengakhiri balapan tanpa podium. Hamilton juga harus menerima penalti yang semakin menyulitkan perjuangannya.
Team Principal Ferrari, Fred Vasseur, menilai masalah tersebut tidak disebabkan oleh satu kejadian saja. Menurutnya, terdapat rangkaian kesalahan yang akhirnya berujung pada hukuman bagi pembalap asal Inggris tersebut.
Hamilton Terkena Penalti Lima Detik
Salah satu hukuman yang diterima Hamilton pada GP Hungaria adalah penalti lima detik.
Insiden tersebut terjadi setelah Hamilton dinilai melakukan pelanggaran selama balapan. Penalti itu kemudian berdampak terhadap hasil akhir yang diraih pembalap Ferrari tersebut.
Situasi ini menambah catatan kurang ideal bagi Hamilton dalam beberapa seri terakhir. Ia tercatat menerima beberapa penalti dalam tiga balapan terakhir sebelum memasuki jeda musim panas.
Ferrari Tidak Lepas Tangan
Ferrari tidak berusaha sepenuhnya membebankan masalah tersebut kepada Hamilton.
Vasseur justru mengakui bahwa keputusan dan proses yang dilakukan tim ikut menjadi bagian dari persoalan. Evaluasi internal pun menjadi penting agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada balapan berikutnya.
Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa Ferrari melihat persoalan dari sisi yang lebih luas, bukan hanya dari tindakan pembalap di dalam mobil.
Akhir Pekan Ferrari Tidak Sesuai Harapan
GP Hungaria sebenarnya menjadi salah satu balapan yang diharapkan dapat memberikan hasil positif bagi Ferrari.
Mobil SF-26 dinilai memiliki potensi untuk tampil kompetitif di Hungaroring. Namun, Ferrari justru gagal membawa pulang podium dari seri tersebut.
Kondisi tersebut membuat tim harus melakukan evaluasi secara menyeluruh, terutama karena Ferrari masih berusaha mempertahankan posisinya dalam persaingan papan atas klasemen konstruktor.
Hamilton Masih Jadi Andalan Ferrari
Terlepas dari sejumlah penalti yang diterimanya, Hamilton tetap menjadi bagian penting dari proyek Ferrari.
Pada musim 2026, pembalap berusia 41 tahun tersebut menunjukkan performa yang cukup kuat. Setelah paruh pertama musim, Hamilton berada di posisi kedua klasemen pembalap dan terpaut 50 poin dari pemuncak klasemen, Kimi Antonelli. Ferrari juga menempati posisi kedua klasemen konstruktor.
Karena itu, Ferrari tentu berharap persoalan penalti dan kesalahan operasional dapat diminimalkan pada paruh kedua musim.
Ferrari Fokus Bangkit di Paruh Kedua Musim
Setelah jeda musim panas, Ferrari memiliki kesempatan untuk memperbaiki sejumlah kelemahan.
Vasseur menegaskan bahwa salah satu fokus utama tim adalah mempertahankan perkembangan mobil dan menjaga performa kompetitif hingga akhir musim.
Bagi Hamilton, konsistensi juga menjadi kunci. Jika Ferrari mampu mengurangi kesalahan dan memberikan paket mobil yang kompetitif, peluang untuk mengejar posisi teratas klasemen masih terbuka.
Pengakuan Ferrari mengenai penalti di Hungaria pun dapat menjadi bahan evaluasi penting sebelum persaingan F1 2026 kembali bergulir.


